Consignee vs Notify Party dan Bill of Lading 'to order': Apa Bedanya?
Kolom consignee pada bill of lading menentukan siapa yang berhak mengambil barang, sedangkan notify party hanyalah kontak yang dihubungi pengangkut saat kapal tiba. Apakah consignee berupa perusahaan yang disebutkan namanya (straight bill) atau 'to order' (artinya atas perintah, yaitu order bill yang bisa di-endorse), hal itu mengubah cara bill dialihkan, kecocokannya dengan letter of credit, dan cara penyerahan barang.
Diperiksa berdasarkan sumber resmi: 2026-10
Sekilas info
Straight, order, dan notify party
Straight bill of lading menyebutkan nama consignee dan tidak memuat kata-kata apa pun, bahkan dalam klausul cetak, yang mengizinkan pengalihan atau endorsement. Order bill dibuat 'to order', 'to order of shipper', atau 'to order of' sebuah bank, sehingga bisa di-endorse dan dialihkan, misalnya kepada pembeli setelah ia membayar atau kepada bank berdasarkan letter of credit. Di Amerika Serikat, bill yang menyatakan barang diserahkan kepada order dari consignee bersifat negotiable, dan bill yang non-negotiable harus diberi tanda 'nonnegotiable' atau 'not negotiable' (keduanya berarti tidak dapat dialihkan).
Notify party adalah perusahaan yang dihubungi pengangkut saat kargo tiba, sering kali pembeli atau customs broker-nya. Pihak ini tidak punya hak atas kargo, dan menurut hukum AS, mencantumkan notify party tidak membatasi sifat negotiable bill maupun memberi pihak itu hak atas barang.
Mana yang dipakai
- Dibayar di muka atau open account, pembeli tepercaya: straight bill atas nama pembeli, atau sea waybill.
- Letter of credit: ikuti L/C kata demi kata, sering kali 'to order of' issuing bank atau 'to order' yang di-endorse secara blank, dengan applicant sebagai notify party.
- Documentary collection: bill 'to order of shipper', di-endorse saat pembeli membayar atau menerima (accept).
- Kargo dijual selama pelayaran: order bill, di-endorse kepada setiap pembeli secara berurutan.
Penyerahan dan perubahan
Menurut hukum Inggris, sebagaimana ditegaskan dalam The Rafaela S, dan di Singapura, pengangkut menyerahkan barang berdasarkan straight bill hanya dengan menerima original, kecuali kata-kata cetaknya dihapus dan bill dengan jelas menyatakan penyerahan original tidak diperlukan. Jika penyerahan original menjadi masalah dan kargo tidak akan diperdagangkan, P&I club menyarankan sea waybill sebagai gantinya.
Shipper biasanya dapat meminta perubahan consignee atau notify party sebelum kargo tiba di tujuan dan manifest diajukan ke Bea Cukai. Untuk bill yang negotiable, semua original harus lebih dulu dikembalikan kepada pengangkut tanpa endorsement, dan manifest Bea Cukai juga harus diubah, jika tidak kontainer bisa terkirim ke tujuan yang salah.
Langkah demi langkah
- Periksa kontrak penjualan atau letter of credit untuk redaksi consignee dan notify party yang tepat.
- Pilih straight bill atau sea waybill untuk pembeli tepercaya yang membayar di muka, dan order bill ketika bill menjadi jaminan pembayaran.
- Tulis nama lengkap, alamat, dan kontak notify party.
- Untuk order bill, endorse di bagian belakang saat Anda mengalihkannya.
- Periksa draft bill of lading sebelum diterbitkan.
- Jika data harus diubah, tanyakan kepada pengangkut sebelum kedatangan dan pengajuan manifest, dan kembalikan semua original lebih dulu.
Dokumen yang biasanya Anda perlukan
- Bill of lading (draft dan original)
- Shipping instruction
- Letter of credit atau kontrak penjualan
- Commercial invoice
Masalah umum dan cara menghindarinya
Apa yang harus dilakukan: Consignee dan notify party harus mengikuti L/C; misalnya 'to order of' issuing bank, bukan nama pembeli.
Apa yang harus dilakukan: Notify party tidak punya hak atas kargo; barang diserahkan kepada consignee atau pemegang order bill.
Apa yang harus dilakukan: Tanyakan kepada pengangkut sebelum kedatangan dan pengajuan manifest; untuk bill yang negotiable, semua original harus lebih dulu dikembalikan tanpa endorsement.
Apa yang harus dilakukan: Original tetap diperlukan untuk mengambil barang menurut hukum Inggris dan Singapura; gunakan sea waybill lain kali jika kargo tidak akan diperdagangkan.
Sumber
- 49 U.S. Code § 80103: Negotiable and nonnegotiable bills Cornell Law School LII
- Delivery under straight or non-negotiable B/Ls: should they still be in use? Skuld
- TT Talk: when can you change the details in a bill of lading? TT Club
Aturan sering berubah. Catatan ini adalah panduan praktis berdasarkan sumber di atas, bukan nasihat hukum. Pastikan persyaratan terkini dengan otoritas terkait, importir Anda, atau customs broker berlisensi sebelum mengirim.
Catatan ekspor
Pertanyaan umum
Apa perbedaan consignee dan notify party?
Consignee adalah pihak yang menerima penyerahan barang; notify party hanya diberi tahu saat kapal tiba dan tidak punya hak atas kargo.
Apa arti 'to order' pada bill of lading?
Bill tersebut adalah order bill: bisa dialihkan lewat endorsement, misalnya 'to order of shipper' sampai pembeli membayar.
Apakah straight bill of lading sama dengan sea waybill?
Tidak. Menurut hukum Inggris dan Singapura, original straight bill tetap harus diserahkan untuk mengambil barang; sea waybill tidak perlu diserahkan.
Bisakah notify party sama dengan consignee?
Bisa, lazim menulis pembeli di kedua kolom, atau 'same as consignee' (sama dengan consignee); kolom notify party memberi pengangkut sebuah kontak.
Bisakah saya mengubah consignee setelah bill of lading terbit?
Biasanya bisa, sebelum kargo tiba dan manifest diajukan; untuk bill yang negotiable, semua original harus lebih dulu dikembalikan tanpa endorsement.
Alat gratis lainnya
Triplicate gratis dan terus diperbaiki. Merasa terbantu? Dukung Triplicate ♥
Ingin tanpa iklan? Pro menghapus semua iklan · $1/bulan