Triplicate

Cara Mengisi Kontainer Sesuai CTU Code: Checklist untuk Packer dan Shipper

Kontainer yang diisi secara keliru menyebabkan kerusakan kargo, kecelakaan, dan penyebaran hama. Pedoman Praktik Pengisian Unit Angkut Kargo IMO/ILO/UNECE (Code of Practice for Packing of Cargo Transport Units, CTU Code), yang diadopsi pada 2014, adalah panduan global tentang cara mengisi dan mengamankan kargo di dalam kontainer dan unit angkut lainnya, serta tentang siapa dalam rantai pasok yang bertanggung jawab atas apa.

Diperiksa berdasarkan sumber resmi: 2026-10

Sekilas info

Nama lengkapPedoman Praktik Pengisian Unit Angkut Kargo IMO/ILO/UNECE (Code of Practice for Packing of Cargo Transport Units, CTU Code)
Diadopsi2014, oleh Komite Transportasi Darat UNECE (Inland Transport Committee), Komite Keselamatan Maritim IMO (Maritime Safety Committee), dan Badan Pengurus ILO (Governing Body)
StatusPedoman praktik global yang tidak bersifat wajib
CakupanSeluruh rantai intermoda, termasuk pihak yang mengisi, mengamankan, menerima, dan membongkar unit
PackerMemeriksa bahwa unit tidak rusak, bersih, dan bebas hama, lalu menempatkan dan mengamankan kargo
ShipperMengklasifikasikan dan mendeklarasikan kargo kepada pengangkut, termasuk verified gross mass (VGM)
PayloadJangan pernah melebihi payload atau berat kotor maksimum pada CSC Safety Approval Plate maupun batas nasional
ChecklistChecklist uji tuntas (due diligence) IMO MSC.1/Circ.1531, disetujui pada Mei 2016

Siapa melakukan apa

CTU Code berlaku untuk kegiatan pengangkutan di seluruh rantai intermoda dan memberi panduan bagi pihak yang mengisi serta mengamankan kargo maupun yang menerima dan membongkarnya. Dalam quick guide industri, packer memeriksa bahwa unit bebas dari kerusakan, infestasi hama yang terlihat, dan sisa kargo sebelumnya, lalu menempatkan dan mengamankan kargo agar tahan terhadap gaya yang diperkirakan selama pengangkutan. Shipper mengklasifikasikan dan mendeklarasikan kargo, termasuk verified gross mass (VGM) untuk kontainer, kepada pengangkut sedini mungkin sesuai permintaan pengangkut. Consignor menyediakan kemasan yang melindungi kargo bila diperlukan.

Sebelum mengisi: checklist

Mengisi dan mengamankan

Distribusikan kargo berat di seluruh luas lantai dan pastikan titik berat unit yang sudah diisi berada pada posisi yang benar. Jangan melebihi payload yang diizinkan untuk unit atau berat kotor maksimum yang diizinkan oleh aturan nasional dan pelat CSC. Cegah pergeseran dan guling ke segala arah dengan penguncian (locking), blocking, atau lashing, atau kombinasinya. IMO juga telah menerbitkan materi informatif (MSC.1/Circ.1498) dan checklist uji tuntas (MSC.1/Circ.1531) untuk mendukung CTU Code.

Langkah demi langkah

  1. Pilih tipe kontainer yang sesuai dengan kargo dan periksa pelat CSC-nya.
  2. Periksa kontainer, di dalam dan di luar, untuk kerusakan, sisa kargo, dan hama.
  3. Buat packing plan yang menyebar berat dan menjaga titik berat tetap benar.
  4. Amankan kargo dengan locking, blocking, atau lashing agar tidak bergeser atau terguling.
  5. Gunakan hanya kayu yang sudah diberi perlakuan dan ditandai sesuai ISPM 15 untuk dunnage.
  6. Timbang dan deklarasikan VGM kepada pengangkut sebelum cut-off.

Dokumen yang biasanya Anda perlukan

Masalah umum dan cara menghindarinya

Kargo bergeser dan rusak selama pelayaran.

Apa yang harus dilakukan: Amankan dengan locking, blocking, atau lashing terhadap pergerakan ke segala arah, dan sebarkan barang berat di seluruh lantai.

Kontainer ditolak karena kelebihan berat.

Apa yang harus dilakukan: Tetap dalam batas payload dan berat kotor maksimum pada pelat CSC serta batas berat jalan nasional, dan deklarasikan VGM yang akurat.

Hama ditemukan di dalam kontainer di tempat tujuan.

Apa yang harus dilakukan: Periksa unit dan kargo untuk kontaminasi hama yang terlihat sebelum pengisian, dan gunakan hanya kayu ISPM 15.

Bagian dalam kontainer kotor atau terdapat sisa kargo sebelumnya.

Apa yang harus dilakukan: Bersihkan atau minta unit lain sebelum pengisian; packer wajib memeriksa bahwa unit bebas dari sisa kargo sebelumnya.

Sumber

  1. IMO/ILO/UNECE Code of Practice for Packing of Cargo Transport Units (CTU Code) International Maritime Organization
  2. CTU Code – a quick guide (September 2020) COA, GSF, ICHCA International, TT Club and WSC (via IPPC)

Aturan sering berubah. Catatan ini adalah panduan praktis berdasarkan sumber di atas, bukan nasihat hukum. Pastikan persyaratan terkini dengan otoritas terkait, importir Anda, atau customs broker berlisensi sebelum mengirim.

Bagikan ke rekan kerjaWhatsAppLinkedInX

Catatan ekspor

Pernah mengalami masalah ini? Bagikan cara Anda mengatasinya

Ceritakan apa yang terjadi dan apa yang berhasil. Kami membaca setiap pesan. Dengan izin Anda, kami mungkin menambahkan kasus Anda ke catatan ini, tanpa nama Anda atau perusahaan Anda.

Pertanyaan umum

Apakah CTU Code wajib?

Tidak. CTU Code adalah pedoman praktik global yang tidak bersifat wajib, tetapi menjadi panduan rujukan untuk mengisi kontainer dan unit angkut lainnya.

Siapa yang mengadopsi CTU Code?

Komite Transportasi Darat UNECE, Komite Keselamatan Maritim IMO, dan Badan Pengurus ILO, pada 2014.

Siapa yang bertanggung jawab atas VGM?

Shipper mendeklarasikan verified gross mass (VGM) kontainer yang sudah diisi kepada pengangkut.

Kayu apa yang boleh dipakai untuk dunnage?

Kayu untuk blocking dan bracing harus diberi perlakuan dan ditandai sesuai ISPM 15.

Apakah ada checklist untuk mengisi kontainer?

Ya, IMO menyetujui checklist uji tuntas (MSC.1/Circ.1531) pada Mei 2016, dan industri menerbitkan quick guide CTU Code.

Alat gratis lainnya

Triplicate gratis dan terus diperbaiki. Merasa terbantu? Dukung Triplicate ♥